JURNAL KARAT # 116, 13 April 2012, BINBEUNG, KIMUNG DAN BURGERKILL DI RADIOSHOW

Posted: August 14, 2012 in Uncategorized
Tags:

 

Oleh Jon 666

Lagu baru Karat, “Binbeung”,

Bingung duh bingung

Hese sasalaman

Dan kuring teu nyaho

Nu mana leungeun

Dilema duh dilema

Ngajak jalan-jalan

Da kuring teu nyaho

Nu mana suku

Binbeung duh binbeung

Binatang beungeut

Saawak-awak

Kabehanana beungeut

Terekel

Curaling

Cuap cuap

Tebar pesona

Bakekok!

Porenges

Si jaim

Citra persona

Binbeung duh binbeung

Binatang beungeut

Saawak-awak

Kabehanana beungeut

Lagu ini saya tulis tanggal 6 November 2011, menceritakan mereka yang selalu tebar pesona ke mana-mana, ke pejabat, ke perempuan, ke polisi, ke ustadz, ke tokoh-tokoh, ke semua orang. Saya melihat mereka menjilati pantat mereka yang berbentuk wajah mereka di jalanan tanpa malu-malu, bahkan dengan sesuatu kebanggaan penuh. Duh binatang beungeut, sabadan-badan wajah semua. Istilah “binatang beungeut” sendiri pertama kali saya dengar di Jatinangor dari Asep Sulaeman alias Flesh, pencabik bass Water Broke, favorit saya. Entah dari siapa Flesh mendengar istilah “binbeung” ini yang jelas ini adalah binatang teraneh yang muncul dalam imajinasi saya dan selalu sukses membuat saya tersenyum. Banyak sekali binatang beunguet di film-film kartun anak-anak yang kemudian saya lihat. Saya kira ini terinspirasi dari hal yang sama saya alami.

9 April, Senin, Man, Amenk, Man, Wisnu, dan Ariel Peterpan

Siang ini Man, Ki Amenk, dan Wisnu menemui Ariel di tempat kerjanya di Jalan Belimbing. Ariel bercerita mengenai rencana peluncuran album Peterpan, Suara Lainnya. Hingga saat ini, miksing untuk lagu “Sahabat” masih dilakukan karena Ariel sendiri masih belum puas dengan tata suara setiap instrument yang dimainkan dalam lagu. Ia menilai, suara karinding dan celempung sedikit tertutup oleh instrument lain, terutama katika bagian lonceng ada. Ia ingin sedikit lagi mengedepankan suara-suara bambu yang ada di lagu ini. Albumnya sendiri rencananya akan diluncurkan di Jakarta Theater dalam sebuah konser tertutup. Ariel bercerita juga bahwa konser ini akan digarap sangat serius mengikuti idealisme Peterpan. Untuk itu, tak ada stasiun televisi yang akan meliput acara ini walau tetap akan dihadiri para jurnalis, selain juga sahabat Peterpan. Undangan terbatas hanya 500 kursi saja.

Karat sendiri sangat senang dengan kabar ini. Kita akan mendukung sejauh apa yang dibutuhkan oleh Peterpan.

10 April, Selasa, Kimung with Burgerkill di Radio Show tvOne

Radio Show kali ini menampilkan Burgerkill sebagai artis tunggal serta Kimung yang didaulat bercerita mengenai komunitas metal Ujungberung Rebels. Awalnya Burgerkill akan tampil dengan karat, cuma karena ada acara siaran langsung sepak bola, maka khusus untuk Karat dijadwalkan ulang dua minggu lagi. Kimung sendiri diberi tahu secara mendadak untuk tampil sebagai nara sumber di sesi ini. Ia yang saatitu sedang flu berat, berangkat bersama Gio, Ipank, dan Yopi menuju Jakarta.

Benar-benar sebuah penampian yang luar biasa dari Burgerkill. Band ini memang menjadi penampil yang paling ditunggu oleh audiens Radio Show selama ini. Tak heran, beberapa menti setelah Burgerkill menggeber lagu pertama, sesi Burgerkill ini segera menjadi trending topic twitter pertama di Indonesia dank e tiga di dunia. Kimung sendiri banyak bercerita mengenai komunitas metal Ujungberung, Burgerkill, berbagai hal yang kini sedang dilakukan dalam mengembangkan ranah musik metal di Bandung, Bandung Berisik, serta fenomena eksplorasi dan kolaborasi musik tradisional, khususnya karinding yang sedang dikembangkan oleh anak-anak metal Ujungberung Rebels, terutrama Karat.

Di sepertiga terakhir sesi, Kimung berjam session bersama Burgerkill memainkans ebuah lagu sembarang. Kimung memainkan karinding pola lagu “Gerbang Kerajaan Serigala” yang diaransemen dan ditingkah oleh progresivitas musik Burgerkill. Awesome!

Saya tak pernah keluar dari Burgerkill. Sampai kapan pun saya adalah Burgerkill. Kami adalah satu keluarga besar yang tak terpisahkan

Kimung tentang Burgerkill

10 Playlist Jon 666 : Tarawangsa, The Beatles, Eddie Vedder, Koil, Doel Sumbang, Orkes PSP, Gombloh, Bob Marley, Peter Tosh, Janis Joplin

Books : Al Qur’an al Karim

Movies : The Pianist, The Actor

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s