JURNAL KARAT # 110, 2 Maret 2012, HAPPY BDAY KIMUN666!!!

Posted: June 30, 2012 in Uncategorized
Tags:

JURNAL KARAT # 110, 2 Maret 2012, HAPPY BDAY KIMUN666!!!

Oleh Jon 666

26 Februari, Minggu,

Latihan bersama Paperback, Sony Akbar, dan Eye Feel Six untuk persiapan konser Karat. Sebetulnya jadwal latihan ditentukan jam empat sore karena Risa tidak bisa bergabung latihan malam hari. Ia harus berlatih dengan Sarasvati untuk panggung esok harinya. Namun hujan yang mengguyur Bandung membuat para personil karat terlambat datang. Risa yang semenjak sore menunggu bersama Okid dan Jimbot akhirnya tak bisa bergabung latihan. Namun, ia sudah menentukan nada dasarnya menyanyi di “We are the World”. Di latihan sebelumnya, lagu ini dimainkan di nada D, namun ketika Ayi briefing bersama Risa, nada dasar diturunkan menjadi C karena lebih cocok dengan Risa.

Maka latihan pun akhirnya dimulai jam enam sore. Sesi pertama adalah latihan bersama Paperback membawakan “We are the World”. Malam ini konsep “We are the World” sudah semakin matang. Jimbot yang terus menekankan bahwa karinding harus diutamakan dimainkan di depan instrumen lain menjadi dasar aransemen lagu. Dan akhirnya bagan lagu ini pun terumuskan sudah. Selanjutnya, Karat dan Paperback berlatih lagu medley “Because” dan “Kelas Rakyat”. Dua lagu ini relatif lancar dimainkan karena memang sudah demikian dikenal oleh baik oleh Karat. Hanya dua putaran, fiks sudah “Because” dan “Kelas Rakyat”.

Sesi ke dua, Karat berlatih dengan Sony Akbar membawakan “Burial Buncelik”. Untuk lagu ini, Papay sudah mempersiapkan satu pirigan celempung di sesi improvisasi di tengah lagu. Konsepnya adalah pirigan dugem sederhana Hendra yang diisi secara rancak oleh celempung dan kohkol renteng serta gong dan senar celempung indung Kimung. Kunci dari pirigan ini adalah konstanitas permainan celempung Hendra yang akan terus menaikkan temponya seiring semakin rumit dan cepatnya permainan piano Sony. Di sisi lain, kehadiran pemain bass kontra yang jago dan rendah hati sangat membantu menuntun Karat menyempurnakan lagu. Sony yang juga ternyata sudah memiliki aransemen sangat membantu penempatan aransemen “Burial Buncelik” jazz version ini.

Jam setengah sebelas malam latihan akhirnya usai dengan solidnya bagan yang dibuat.

27 Februari, Senin,

Kimung dan Kociw merumuskan konsep promo konser Karat. Ada beberapa hal terumuskan mengenai promo. Kociw akan mengusahakan peliputan Karat sebelum konser digelar tanggal 13 Maret.

28 Februari, Selasa, Kimun666’s Bday!

Happy Birthday Kimung! May everything best always be with you!!! Amiin!       

29 Februari, Rabu,

Karat latihan lagu-lagu sendiri malam itu. Masalah celempung yang dimainkan sambil berdiri dengan stand sesama bambu masih sama : vibra gong terredam oleh pergesekan bambu dengan bambu. Celempung membutuhkan tetekon yang solid namun lembut sehingga vibra gong tak lantas hilang oleh getaran gesekan bambu dengan bambu.

1 Maret, Kamis, I’m So Down

Common Room semarak sekali sore itu. Selain anak-anak yang biasa nongkrong di Common Room, ada Zia, Wilda, Juniar, Wija, dan Meyti, gadis-gadis cantik yang membuat suasana sore itu semakin mengasyikkan. Senang sekali melihat Jimbot begitu ceria sore hari itu. Dengan bersemangat, ia memperlihatkan bagan aransemennya untuk kawih “Kembang Tanjung Panineungan” kepada Kimung dan Wisnu. Sayang Nci membatalkan latihan sore hari itu. Awalnya, sore ini Karat memang akan berlatih kawih “Kembang Tanjung Panineungan” bersama Nci, namun Nci berhalangan karena sakit. Tak apa karena ternyata Jimbot juga ada jadwal mengajar kacapi sore itu. Di tengah pelajaran kacapi, Dumb Brother menyempatkan diri melatih aransemen lagu. Secara spontan, Dumb Brother menyempurnakan nada-nada lagu “I’m So Down”.

Sementara itu, sejak jam lima sore, Gio, Kociw, Gustaff, Man,dan Yuki rapat di Common Room membicarakan berbagai konsep panggung dan pergelaran konser Gerbang Kerajaan Serigala. Sebelumnya Man menyampaikan rincian fiks biaya internal konser Gerbang Kerajaan Serigala kepada Kimung yang segera disalin oleh Kimung di flashdiscnya.

Kimung juga menanyakan kesiapan Riot dalam mendukung konser Karat di lagu “Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol” kepada Bombom yang hadir malam itu. Bombom menyatakan siap dan malam itu juga Bombom mengirimkan foto-foto personil Riot yang akan melatari vokal karat di lagu “Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol”.

Persiapan konser terus berjalan. Berbagai aransemen lagu lahir sepanjang konser ini. Dengan begitu intens kebersamaan, energi-energi ini saling berjalin dan dengan aktif melahirkan gagasan dan kreasi baru.

10 Playlist Jon 666 : Tarawangsa, The Beatles, Jimi Hendrix, Janis Joplin, The Doors, The Clash, Fugazi, Pearl Jam, Nicfit, Faith No More

Books : Al Qur’an al Karim, Sejarah Kebudayaan Kuno

Movies : Hannibal Rising, Up

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s