JURNAL KARAT # 78, 22 Juli 2011, Karat Massive Recording Session # 10

Posted: August 17, 2011 in Uncategorized
Tags:

JURNAL KARAT # 78, 22 Juli 2011, Karat Massive Recording Session # 10

Oleh Jon 666

16 Juli, Sabtu, Klab Dangdut Ciromed dan Balada Istri Muda Selesai

Lagu “Klab Dangdut Ciromed” dan “Balada Istri Muda” selesai dirumuskan di beranda depan rumah Kimung. Ia berencana membawa lirik ke dua lagu ini kepada Ayi ke esokan harinya jika ia bertemua di Integrity Fair, Tegalega, di mana Ayi berencana manggung bermian gitar di lagu “Perjalanan” bersama Flava.

17 Juli, Minggu, Flava dan Karat di Integrity Fair Komisi Pemberantasan Korupsi, Tegalega, Bandung

Siang yang panas di lapangan Tegalega, Bandung.  Pukul setengah dua siang, Flava dan beberapa Karat sudah tiba di lapangan Tegalega. Mereka memang dijadwalkan manggung di sana untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkampanye anti korupsi dan penyatuan integritas di kalangan masyarakat untuk memerangi korupsi. Acaranya sendiri bertajuk Integrity Fair. Sebetulnya, karat dijadwalkan manggung malam hari, namun karena malam hari Okid dan Ki Amenk harus manggung bersama band betulan mereka Disinfected dan Gugat, maka Karat meminta manggung sore.

Pukul setengah tiga, Flava naik panggung dan langsung menggeber dengan lagu-lagu “Bubuka”, “Bulantok”, “Just Dance – Chaiyya, Chaiyya”, “Perjalanan”, dan “Sakola”. Antusiasme audiens tampak ketika gadis-gadis ini memainkan musiknya. Sehabis Flava, giliran Karat bersiap-siap. Di panggung ini, Ki Amenk yang berhalangan manggung bersama Karat karena harus bersiap manggung bersama Disinfected di Cicalengka digantikan oleh Bombom Riot. Setelah rehat adzan Ashar, pukul setengah empat sore, Karat naik panggung dan segera menggeber lagu-lagu “Bubuka”, “Dadangos Bagong”, “Burial Buncelik”, “Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol”, “Lapar Ma!”, dan ditutup dengan “Maap Kami Tidak Tertarik Pada Politik Kekuasaan”.

Sehabis manggung Karat segera berpisah. Sebagian ikut ke Cicalengka untuk menyaksikan penampilan Disinfected dan Gugat yang manggung di sana.

18 Juli, Senin

Ayi dan Hendra menggarap pola-pola musik blues karinding dan celempungan di Common Room.

19 Juli, Selasa, Paperback Session “Blues Menuju Negara Gagal” dan “Klab Dangdut Ciromed”

Setelah pola musik blues terbentuk, giliran Kimung kini yang memasukkan lirik. Lagu “Menuju Negara Gagal” yang ia tulis terinspirasi oleh essay karya Yudi Latief di Majalah Gatra. Sayang Hendra yang sejak awal menggarap lagu ini bersama Ayi berhalangan hadir karena demam. Beberapa kalimat tulisan Kimung tampak pas dengan pola musik yang terbentuk, namun beberapa pola lainnya masih jauh dari pas sehingga perlu diaransemen ulang tata letak kata per katanya. Beberapa pola kalimat diaransemen saat itu juga, namun ada beberapa kalimat yang sepertinya harus diolah di waktu yang berbeda. Namun, secara umum, “Blues Menuju Negara Gagal” sudah terbentuk. Zemo juga tampak sudah semakin enjoy menyanyikan lagu ini.

Bosan dengan “Blues Menuju Negara Gagal” Paperback segera menggarap lagu selanjutnya, yaitu “Klab Dangdut Ciromed”. Awalnya dalam bayangan Kimung, lagu ini tidak berirama dangdut, lebih cenderung ke psikedelik rock ala The Beatles era Magical Mystery Tour. Namun ternyata dalam proses penggarapannya, musik dangdut tercipta begitu saja. Asiknya, pola dangdut yang dimainkan tidak seperti lagu-lagu dangdut secara umum, cenderung ke pla permainan dangdut klasik yang sudah semakin jarang dimainkan para musisi dangdut kebanyakan.  Ayi bahkan menandaskan belakangan jika ia sangat terinspirasi oleh Geoge Michael dalam menciptakan lagu ini.

Musik lagu ini dengan cepat selesai digarap. Dengan sendirinya, duet maut gitar Ayi dengan bass dangdut koplo David sudah bisa bermain kompak bersama Kimung di celempung renteng. Zemo juga tak menemukan kesulitan yang begitu berarti dalam mengikuti pola vokal yang digarap bersama. Ditambah lagi, pola lirik ternyata pas semua dengan bagian-bagian music ayng tergarap sehingga “Klab dangdut Ciromed” dengan cepat diselesaikan. Di sesi akhir, Jimbot bergabung untuk bernyanyi bersama Zemo. Paperback memintanya untuk mengisi seruling di beberapa bagian lagu ini.

20 Juli, Rabu, Kimung bersama Izzi dan Celempung Ago ala Cisolok

Siang itu Kimung berangkat bersama Izzi ke daerah timur. Izzi sendiri ingin menyambangi makam Ivan Scumbag di Rancaekek, sementara Kimung akan bertemu Ago untuk melihat celempung pesanannya. Setelah berdoa bersama Izzi di makam sang rockstar, Kimung dan Izzi segera meneruskan perjalanan ke Cicalengka. Di depan GDN Cicalengka, Kimung janjian dengan Ago. Ternyata celempung buatan Ago masih belum pas dengan harapan Kimung, terutama di bagian gong yang terllau dekat dengan badan bambu sehingga jika dipukul dalam standar pukulan Kimung, celempung ini suaranya jadi menggeber, tidak built. Kimung lalu meminta Ago untuk merevisinya ulang. Mereka berjanji bertemu hari Sabtu berikutnya.

21 Juli, Kamis, Karat Massive Recording Session # 10

Ini catatan harian Kimung selama rekaman vokal latar karat, simaklah,

11.30, vokal Kimung untuk “Gerbang Kerajaan Serigala”. Hanya bisa tiga baris pertama saja karena Kimung keburu kehilangan nada drive dalam teriakan vokalnya.

12.30, vokal Man untuk “Gerbang Kerajaan Serigala”

13.00, vokal Man untuk “Sia Sia Asa Aing”, hanya menambah vokal meracau di seluruh bagian vokal.

13.30, vokal Man untuk “Washed”, hanya menambah kata ‘eta’ saja di beberapa bagian refrain.

14.10, vokal Kimung untuk “Gerbang Kerajaan Serigala”. Kini bisa dilakukan dengan lancar, sepanjang rekaman refrain lagu ini para vokalis tamu Ma Jatinangor yang akan mengisi lagu “Maap!”, serta Sasa, Nana, Teh Yanti, dan Zahra dari Flava, serta Bayu, Bombom, dan Latif dari Riot, akan mengisi “Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol”

14.40, vokal Ma Jatinangor yang diminta meracau untuk dimasukkan sebagai fill in lagu Maap!

15.00, vokal Sasa, Nana, Teh Yanti, dan Zahra dari Flava direkam mengisi bagian akhir lagu “Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol”. Sasa dan Nana dipisahkan dari Teh Yanti dan Zahra melalui partisi agar suaranya tidak bercampur. Inu merekam vokal mereka sebanyak lima kali untuk ditumpukkan sehingga menimbulkan efek teriakan suara perempuan yang banyak.

15.30, vokal Bayu, Bombom, dan Latif dari Riot direkam mengisi bagian akhir lagu “Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol”. Berbeda dengan Flava, mereka disatukan di satu bilik dan direkam juga sebanyak lima kali.

16.00 rekaman berakhir, bersambung ke sesi berikutnya, rekaman vokal latar untuk lagu “Sia Sia Asa Aing”, “Washed”, dan beberapa bagian detil di seluruh lagu Karat, serta rekaman lagu-lagu live.

22 Juli, Jumat, Karat di Gasibu

Sore itu Karat manggung di Gasibu dalam acara pameran hasil kerajinan provinsi-provinsi se-Nusantara. Pukul setengah lima sore Karat naik panggung dengan format lagu-lagu sama yang mereka mainkan di Tegalega.

Ada sedikit evaluasi di panggung-panggung terakhir Karat. Setidaknya sudah tiga bulan Karat tidak berlatih sehingga ini sangat berpengaruh ke penampilan Karat. Tempo yang tak terjaga serta bagian-bagian musik yang lupa dan berantakan ditunjukan Karat dalam panggung-panggung itu. kesibukan personil Karat dengan band-band betulan mereka membuat karat semakin memprihatinkan. Tak ada lagu baru sama sekali datang dari Karat sementara lagu lama juga tak kunjung selesai direkam.

Karat harus segera kembali ke performa fit sebelum album dirilis!

Menjelang malam, para personil Laras berdatangan ke Common Room untuk wawancara dan manggung di Radio Bobotoh FM. Tampak sekali wajah-wajah pasti di personil-persoil Laras—wajah-wajah yang membuat kita senantiasa bersemangat.

Wajah-wajah yang mengingatkan pada Karat, pada suatu masa di hari kemarin…

10 PLAYLISTS JON 666 : Tarawangsa, Pearl Jam, Soundgarden, Pink Floyd, The Melvins, Nirvana, Napalm Death, Carcass, Burgerkill, Forgotten

BOOKS : Naskah buku Panceg Dina Galur, Ujungberung Rebels by Kimung

MOVIES : The Wall Pink Floyd

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s