JURNAL KARAT # 71, 3 JUNI 2011, FLAVA DI TVONE, SESSION 4 & 5 KARAT MASSIVE RECORDING, BUKU JURNAL KARAT, ESSAY FOTO IGOR

Posted: August 17, 2011 in Uncategorized
Tags:

JURNAL KARAT # 71, 3 JUNI 2011, FLAVA DI TVONE, SESSION 4 & 5 KARAT MASSIVE RECORDING, BUKU JURNAL KARAT, ESSAY FOTO IGOR

Senin, 30 Mei, Flava Syuting Apa Kabar Indonesia tvOne, Sesi # 2 Buku Essay Foto Karat

Flava melakukan syuting untuk mengisi program berita Apa Kabar Indonesia TvOne di Common Room. Kabar mengenai grup karinding putri ini semakin menyebar ke mana-mana. Ki Amenk bahkan memiliki firasat bahwa jika Flava bisa konsisten dengan apa yang mereka lakukan, maka mereka akan menjadi musisi-musisi yang hebat. Ki Amenk menandaskan, Flava adalah kelompok anak-anak pintar yang baru saja belajar namun sudah bisa mengaransemend an memainkan lagu-lagu dengan sangat baik.

Dalam kesempatan syuting saat itu Flava memainkan lagu sendiri “Sakola”, medley “Lets Dance – Chaiyya Chaiyya”, dan lagu daerah “Bulan Tok”. Di sesi wawancara, Flava dengan wakil Karina, Sasa, dan Widya mengungkapkan jika pertama kali mereka tertarik bermain karinding karena terinspirasi tayangan kolaborasi Karat, Burgerkill, dan Fadly Padi di lagu “Tiga Titik Hitam” ketika mereka manggung di MTV Studio. Flava menandaskan bahwa apa yan dilakukan Karat, Burgerkill, dan Fadly meneguhkan jika permainan musik tradisional ternyata bisa dimainkan dengan cara apa pun tidak usah begitu-begitu saja, walau pakem tentu saja tetap penting untuk dikuasai. Flava juga menegaskan jika apa yang mereka lakukan semua adalah demi pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional Sunda, dalam hal ini karinding.

Foto Flava dalam wawancara dengan tvOne

Menjelang jam empat sore, Igor, mahasiswa Stisi yang menggarap tugas akhir kuliahnya berupa buku essay foto Karat berdasarkan kronologi sejarah dan membantu perumusan konsep foto dalam buku Jurnal Karat. Datang menemui Kimung. Pertemuan di ruang galeri Common Room di tengah kalimat-kalimat binal buatan Deden Sambas. Setelah mengolah bahan-bahan foto bersama-sama, mereka janjian untuk menggarap semua di Studio Massive hari Rabu ini.

Selasa, 31 Mei,

Bab awal buku Jurnal Karat, berjudul “Sebelum Berkarat” selesai, kata pengantar dari Kimung, berjudul “Bubuka” selesai, pemilahan babad juga selesai, terbagi menjadi tiga babad, yaitu …. Kimung masih terus menempatkan foto-foto yang menunjang isi buku Jurnal Karat. Setidaknya ada empat puluh sesi foto yang masih kurang untuk melengkapi Jurnal Karat 1 – 75.

Rabu, 1 Juni, Session 4 Karat Massive Recording

Ini catatan Kimung di buku diarinya mengenai sesi ke empat rekaman Karat, simaklah :

12.50, Ki Amenk rekam vokal, menggunakan mikrofon Woodpecker Blue 42-01157, sebuah mikrofon yang sangat sensitif. Inu lalu menambahkan saringan mikrofon agar suara yang dihasilkan semakin jernih.

12.50 – 13.10, Yaro

13.10 – 13.55, Gerbang Kerajaan Serigala. Lagu ini sangat mebingungkan dengan pola ganjilnya sehingga metronom yang tersusun semakin memancang lagu, dan ini menuntut aransemen fill in di jeda perubahan tempo dari cepat menjadi bumpy.

15-15 – 16.33, Lapar Ma!

17.00 – 17.35, Maap Kami Tidak Tertarik Pada Politik Kekuasaan

17.45 – 17.57, Dadangos Bagong

18.00 – 18.10, Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol

18.10 – 18.20, Wasit Kehed

18.20 – 18.46, Sia Sia Asa Aing

Secara umum, pola permainan karinding Ki Amenk adalah pola pirigan yang tegas dengan sound yang straight sesuai dengan kaidah suara tabuhan karinding secara umum walaudimainkan dengan banyak sekali pengembangan pakem-pakem yang sudah ada, terutama pakem Bah Olot. Posisinya menjaga irama sekaligus tetap menjaga dialog pirigan dengan Wisnu.

20.05, Wisnu mulai rekam karinding, diawali lagu “Gerbang Kerajaan Serigala”. Selain juga menjaga pola pirigan utama lagu ini, Wisnu banyak bereksperimen dengan pirigan dengan tingkat vibrasi yang variatif, dari suara jelas, hingga frekwensi lebar ala permainan efek gitar Flanger atau Phaser.

21.10, Lapar Ma! Di lagu ini Wisnu semakin bayak bereksperimen dengan suara efek Phaser dan Flanger. Namun demikian, ia tidak menyusunnya dalam permaianan lambat dan panjang-panjang layaknya gitar. Iamemainkannya justru di bagian-bagian cepat lagu ini.

21.45, Yaro

OFF

Foto karinding days dan diary Kimung

Hari ini, tim dokumentasi Karat berkumpul untuk membantu Kimung melengkapi data foto untuk buku Jurnal Karat. Man membawa empat DVD data foto-foto Karat, itu pun belum semua ia bawa, amsih ada beberapa lagi tersimpan di data komputernya. Yuki juga membawa data-data fotonya, namun karena ukurannya sangat besar, data-data itu belum sempat diambil. Ia berjanji akan menyimpankannya dalam keeping DVD untuk Kimung. Kapten Jek juga menyimpan data-data film dari Kimung, yaitu film rekaman “Hampura Ma” dan film celempung di Cisolok. Ini adalah dua film penting untuk melengkapi film dokumenter Karat nanti.

Igor, mahasiswa tingkat akhir STSI yang sedang menyusun tugas akhir juga menyimpan data-data foto dari Yuki dan Man untuk ia olah sebagai bahan buku essay foto tugas akhirnya serta membantu Kimung dalam merevisi tampilan foto untuk di buku Jurnal Karat. O iya, kapten Jek juga mengabarkan, persiapan bahan untuk syuting “Ririwa di Mana-mana” sudah siap, tinggal eksekusi saja. Sorenya, Kimung dan hendra kembali menggarap lagu baru “Disko Pemberontakan” di Saung Kujang Studio Massive. Lagu ini tinggal disusun saja polanya bersama-sama.

Berita Karat tidak jadi membuka Indonesia Open datang dari Okid. Sebagai gantinya, Indonesia Open dibuka oleh pementasan Wayang Golek sesuai dengan souvenir yang diberikan oleh penyelenggara acara. Sayang sekali. Ini adalah sebuah momen penting yang seharusnya bisa dinegosiasi oleh Karat dan juga komunitas karinding. ini tentu butuh introspeksi dari komunitas karinding untuk bisa menyediakan infrastruktur produksi karinding yang lebih baik secara umum, apa lagi jika pasar internasional sudah semakin menghampiri.

Hajar terus jalanan!

Kamis, 2 Juni, Session 5 Karat Massive Recording

Ini catatan Kimung di buku diarinya mengenai sesi ke empat rekaman Karat, simaklah :

12.00, Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol

12.30, Maap Kami Tidak Tertarik Pada Politik Kekuasaan

12.56 – 13.31, Dadangos Bagong

Break sejenak, menghirup udara kotor di Saung Kujang Studio Massive. Di sini Wisnu dan Kimung memainkan pirigan karinding baru untuk lagu baru Karat yang sedang digarap Kimung dan belum sempat dijuduli.

14.34 – 15.53. Sia Sia Asa Aing, lagu ini disusun Wisnu menjadi tiga susun pola yang semuanya berulang. Ketiga pola ini disusun Inu sedemikian rupa menjadi saling mengisi sekaligus juga berdialog dengan prigan karnding Ki Amenk yang sudah direkam sebelumnya. Pola pertama adalah surupan karinding yang jelas, pola ke dua adalah surupan karinding “wawaw”, dan pola ke tiga adalah pola pirigan karinding yang panjang dengan frekwensi lebar ala permaianan efek Phaser, khusus di tempatkan di refrain lagu.

15.45 – 17.10 Wasit Kehed

Ini adalah lagu terakhir untukr ekaman karinding Wisnu, bagian man yang sekarang merekam vokal.

18.45, Dadangos Bagong

20.00, Maap Kami Tidak Tertarik Pada Politik Kekuasaan

21.05, Gerbang Kerajaan Serigala

22.10 Wasit Kehed

Man benar-benar mengeksplorasi suara di hamper semua lini lagu-lagu yang ia rekam. Ia bermain suara tinggi, suara dalam, suara rendah, suara hidung, suara babi, hingga suara tokoh Suneo dalam kartun Doraemon. Tapi rekaman masih di pola vokal Man yang cenderung jelas. Ssesi selanjutnya akan merekam vokal Man yang menggeram, menjerit, berteriak, guttural, nyanyian kerongkongan, dan  teknik-teknik aneh lain yang selama ini Man pelajari. Sesi rekaman selanjutnya hari senin pukul Sembilan malam sampai selasa pukul tiga pagi dengan agenda membereskan rekaman vocal, suling, dan gong tiup.

Yea, bamboo gone wild!

10 PLAYLISTS : Tarawangsa, Burgerkill, The Beatles, Iwan Fals, Peterpan, Pearl Jam, Pink Floyd, Faith No More, Nine Inch Nails, Pantera

BOOK : Naskah buku Jurnal Karat dan Ujungberung Rebels

MOVIE : Quadrophonic

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s