JURNAL KARAT # 16, 30 April – 14 Mei 2010 BACKPACKERS EDITION PART 666

Posted: May 16, 2010 in Uncategorized
Tags:

JURNAL KARAT # 16, 30 April – 14 Mei 2010 BACKPACKERS EDITION PART 666

Oleh Jon 666

Well, well ^^

Jon hibernasi dua minggu ini, jd ga sempet ngumpulin jurnal hehehe..

Ada banyak hal yg hrs Jon garap dalam satu waktu and all damn hard! Apa saja? Rahasia!!!

So, here we go Jurnal Karat # 16 yang merupakan kumpulan perjalanan Karat dua minggu ini. Yuu cuuu…

4 Mei 2010, Karat Session Gedung Indonesia Menggugat

Latihan yang ramai!!! Dalam sesi ini Karat bersiap menghajar gig di Ulang Tahun Kodam 3 Siliwangi. Mang Utun menegaskan jika ini event besar KOdam 3 Siliwangi karena akan dihadiri pihak2 yg sebagey di Kopasus. Kabarnya akan ada mentri lingkungan hidup, mentri kehutanan, ada pangdam juga, dan tentunya agan-agan lainnyah. Ini akan jadi momen yg kokiks buat berkoar2 ttg hutan, karinding, dan lain-lain kepada para agan di atas sanahhhh. Mang Utun juga bilang jika Karat mengajak serta Karinding Militan untuk ikut join di panggung ini dan karenanya di sesi latihan selasa ini para personil Karmila datang ikut bergabung.

Karat menggarap empat lagu baru : :Nu Ngora Nu Nyekel Kontrol”, “Burial Buncelik”, “Dadangos Bagong”, dan “Ririwa Di Mana Mana”. Kurang maksimal sih karena Karat yg hadir cuma Mang Utun, Okid, Jawis, Hendra, dan Kimung. Kimung malah ketiduran krn kecapean katanyaahh… Tapi smua berjalan mengalir apa adanya, pelan namun pasti… zzzzzz…

8 – 9 Mei 2010, Kemping & Live in Situ Lembang, Ulang Tahun Kodam 3 Siliwangi

Akhirnya kemping jadi! Awalnya Karat & friends akan brangkats siang jam 12an, tp karena hujan dan faktor2 di luar yu now meureuns jadinya Karat & friends baru brangkits jam tujuh malem. Ikut serta dalam kompoy sepeda motors adalah : Kimung, Hendra, Man, Mang Tahu, Zia, Arief, Jawis, Elisa, Robert, Napy, Okid, Gembel, dan Opi bintang tamu kita dari Tasikmalaya yang akhirnya ikut juga menyusul di antar temennya. Mang Utun sudah menunggu di Lawang Angin, Situ Lembang untuk menyiapkan ini itu dan semuanya berkaitan dengan pentas seni.

Jam delapan lebih rombongan tiba di TKP. Setelah tatahn-tatan masang tenda dan makan malam bersama, Karat sound check. Pol pisaaaann tata suaranyah yg ternyata dr Barland. Dan would you believe, smua alatnya baru! Dari mikrofon sampe tiangnya baru keluar dari kardus-kardus. Hihihihi pol ajah pokonyaa, trimakasii bwt pihak Lawang Angin dan tiga kesatuan Kopasus yg menyiapkan ini semuahh muaahh muaahh.. Karat berlatih “Mars Siliwangi” untuk acara ini sebagai rikues khusus dr Kopasus dan pemilik Lawang Angin yang ternyata sangat menaruh perhatian pada karinding.

Ini cuplikan puisi lebay yg ditulis kimung di inbox hpnya sesaat sebelum terlelap, sepertiga malam terakhir di Situ Lembang,

Aku

Hendra

Man

Mang Tahu

Mang Utun

Zia

Arief

Jawis

Elisa

Robert

Napy

Okid

Gembel

Opi

Dan waktu mengalun

Tawa dan angan menyublim

Dan malam mencair

Di sini Sangkuriang membangun Bandung

Di sini kami bangunkan Sangkuriang

REFRESH AND REWIND

Besok paginya sekitar jam 9 Karat sudah siap di panggung. Jimbot juga sudah hadir di TKP siap nabeuh bersama Karat. Menempati kursi khusus undangan semua menikmati acara. Hmmm sebetulnya bukan acaranya sih, tapi panorama indah yang mengelilingi kami semua. Betaaahh.. Hadirin semakin banyak, terlihat juga ada Rieke Dyah Pitaloka, Mang Aat Suratin, Agus Sejarah dari Damas, dan banyaaakk pokonyaa hihi.. Setelah

beragam sambutan yang disimak, dari Wanadri, Pandam, Wagub, dan sajian kendang penca, akhirnya Karat menghajar panggung. Featuring Opi Sinden Arariyey akhirnya Karat membawakan lagu “Mars Siliwangi” pagi itu. Hmmm sepertinya ini adalah panggung Karat yg paling pagi lohh hahahahahahaaaa.. Sesaat setelah Karat maen, masih di atas anggung, seorang bapak nyamperin man dan tanya2 tentang karinding dan karat. Ujung2nya Alhamdulillah Karat ditawari main di acara rutin Ikatan Dokter Indonesia hihihi… Sementara itu di panggung Karmila semakin memanaskan suasana dengan permainan karindingnya yang smakin kokiks sajah.

Sehabis manggung rombongan sempat foto2 di benih-benih pohon yang ditanam pagi itu. Sangat membanggakan ada pohon Bandung Undergrund dan pohon Sunda Underground di pohon-pohon yang siap tumbuh di Situ Lembang sejak hari itu. Rombongan juga bertemu El Presidente Budi Dalton dan kawan-kawan dari Bikers Brotherhood yang mengiringi. Brotherhood juga ikut ambil bagian dalam penanaman pohon ini.

Rombongan plus kawan-kawan lain yg menyusul paginya seperti viki, dian, ugun, alan, ranti, dll, dan juga rombongan Karmila, akhirnya menuju Curug untuk guyang di air deras. Ceriaaaaaaa semuaaa!!! RAHAYUU!!!

malamnya beberapa anggota Karat dan kwan-kawan menghadiri launcjing buku Sinta Ridwan, Berteman dengan Kematian. Sebuah buku memoarnya sebasgai penderita Lupus. Congrats bu!!

11 Mei 2010, Karat Session Gedung Indonesia Menggugat

Manggodok lagu “Burial Buncelik” dan “Dadangos Bagong” untuk dimainkan di pangung-panggung Karat selanjutnya.

12 Mei 2010, Karat di UPI

Manggung di UPI. Karat datang aga telat karena ujan. Sesampainya di gedung Karat lsg digirng untuk menghajar gig. Mlai ada perbedaan line up lagu yang sepertinya akan dipakai untuk panggung2 Karat selanjutnya. Ini nih : “Bubuka”, “Hampura Ma”, Washed”, “Dadangos Bagong”, “Burial Buncelik”, “Lagu Perang”, dan “Kawih Pati”. Dapat disebutkan, acara ini jadi acara awal dua lagu aru Karat mulai dimainkan secara serius. Smoga lagu2 lainnya segera bisa dipintonkanss.

Panggung dihajar seperti biasa. Tata suara lumayan manstap bo!! Pol pol! Cuma akustik panggung yang terlalu luas membuat suara aga menggulung, tai sgitu mah poll ah! Nuhuns kepada anak-anak Karmila yang membuka acara ini dengan karinding. Sehabis manggung, Karat berkumpul dulu untuk merencanakan rekaman “Hampura Ma”. Rencananya tgl 18 Mei akan latihan “Hampura Ma” di GIM dan di saat yg sama akan ditentukan waktu rekaman “Hampura Ma”.

Siap-siap manggung di FSRD ITB atas undangan khusus dari Mr Tisna Sanjaya, salah satu rakyat yang sangat kami banggakan…

Bersambungssss…

10 Playlists Jon 666 : Tarawangsa, Soundtrack Favours of Allah PG/TK Permata Ayah Bunda, Bjork, Bob Marley, The Beatles, Pink Floyd, Franz Ferdinand, Slayer, Godflesh, Dying Fetus

Books : Tintin Astaganaga by Michael Farr, Pamali 1 by Kak Norvan Pecandupagi, Salamatahari 2 by Sundea

Movies : The Beatles Yellow Submarine

Comments
  1. KARMILA says:

    hatur nuhun pisan ki lanceuk (KARAT.).mang utun, mang man,mang okid,mang jimbot,mang engkus….mang hendra,mang kimunk…..
    tos nganken si karmila tea tos di serat dina jurnal,,,,,,,,,

  2. iyank says:

    beuh, eta hanyakal nu kemping teu ngilu, deudeuh teuink kami. jarang OL si buku beungeut kamari2 jadi telat info na.kabar kabari mangs…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s