JURNAL KARAT#2, JUMAAHAN WENGI 29 JANUARI 2010 NGAGARAP KAWIH PATI, KARINDING MAN, DAN KOLABORASI LAGU KARAT NEW YORK NEW YORK DENGAN DIKI BEATBOXER.

Posted: February 21, 2010 in Uncategorized
Tags:

JURNAL KARAT#2, JUMAAHAN WENGI 29 JANUARI 2010

NGAGARAP KAWIH PATI, KARINDING MAN, DAN KOLABORASI LAGU KARAT NEW YORK NEW YORK  DENGAN DIKI BEATBOXER.

Oleh jon666

Dddrrrrrrrttttt! Dddrrrrrrrttttt! Dddrrrrrrrttttt!

Senin jam 10 malam, 25 januari 2010.

Kimung yang saat itu sudah mulai ngalenyap menuju mimpi indah sontak terbangun dr ketika hp yg tgletak di dpn wajahnya bgt menderit-derit manja. Hmmm Man Jasad. Ad ap mlm2 gnii?

“Halow..?”

“Wheyy cskuu!! Geus sare nya..? Wehehehee..”

“Heueuh hehe… kmh kmh csku..??

“Ieu kami geus boga pirigan anyar yeuh! Tapi karinding hungkul! Duh sorii yeuh ngaganggu.. tp kami keur sumanget pisan yeuuhh..!!!”

“Wehehehe kaleum cskuu.. Irh atuu pggh?”

“Euuhh ku kami rekam heulanatuu nyaa.. ngke cd-na dititipkeun di mang ismet?”

“Orayt siap cskuu.. ngke kami bawa ka kamenrum. O nya Kawih Pati ge geus jadi da. Kari fiks bareng kabeh.”

“Okeh okeh atu ari kitu mah csku. Sip sip. Dilajeng atu ahh hehehe.”

“Orayt 86, nuhuns csku!”

Kimung baru dapat rekaman pattern karinding ciptaan man hari kamis setelah pemutaran film The US Vs John Lennon di forum Bandung Oral History. Ia mencatat selasa, 26 januari 2010 gabung bareng abah & dinan dlm sesi pemotretan model untuk majalah newnoise. Rabu ujan gede bgt trus banjir trus macettt paraaahhhh!!! Kimung juga belum menggarap pola karinding man malam itu krn ia masih fokus fiks lagu Kawih pati yang 90% beres pola celempungnya. Baru esok paginya, kimung menggarap lagu man.

Ini adalah dua lagu yang berbeda. Kawih Pati ditulis man, menceritakan ttg kematian sebagai akhir dari perjalanan hidup manusia. Ini salah satu penggalan liriknya :

Rek kamana atuh nya balik (mau ke arah mana)

Rek kamana atuhnya mulang (mau ke mana pulang)

Gening ieu waruga (ternyata jiwa)

Gening ieu raga (ternyata raga)

Tangtu pasti binasa (tentu binasa)

Hmmm sbuah perenungan yg bernuansa gotik yahh bagi sy pribadi. Apa lagi kalo nyimak bait-bait selanjutnya. Kelam namun bgt tenang. Mungkin kita punya berbagai versi ttg kematian, ada yg bercahaya, ruang putih, siksakubur, etc btc. Tp tetap sj kematian  itu adlh ttg ketenangan. Trutama bagi yg idup. Stttt quiet. Pola celempung, kimung buat lambat dan monoton.  Karinding sepertinya akan bermain lambat juga. Pertama vocal masuk dua bar kmudian 2 bar lagi toleat, kmudian vocal lagii, setelah itu ada perubahan pola dan tempo perlahan naik. Toleat terus main ngikutin tempo dan pirigan celempung yg juga makin naik. Perlahan smua smakin cepat, cepat, cepat, setelah 4 kali aba-aba, music tiba-tiba berhenti. Yang main mungkin celempung sj ke pola semula. Lambat dan monoton. Terus menerus. Vocal masuk lagi. Toleat lagi, tempo naik lagi, sampe akhirnya fade out. Sudah sgitu. Kimung curhat jika pola celempung kawih pati datang bagaikan ilham. Sejak detik pertama ia baca lirik man, lsg terbayang bagaimana jadinya music yg akan iringi lirik ini. Hehehe work on cuuu.. Sementara itu, pola karinding ciptaan man sangat berbeda dgn pola karinding yang biasa dimainkan sebelumnya. Man sepertinya terinspirasi dying fetus dalam menggarap pola karinding lagu ini. Ketukannya ganjil, juga patternnya. Nah jumaahan wengi ieuuulaahh dua lagu itu rencananya akan difiks.

Namun sebelum malam tiba, kimung sepertinya sudah tak sabar menggarap lagu2 baru tersebut. Ia yang kebetulan off work untuk hari itu akhirnya memutuskan berkunjung ke kang hendra yang rumahnya di cimahi, tak terlalu jauh dari rumah kimung di cijerah. Di rumah kang hendra, duet berdarah celempung karat ini mematangkan washed, lagu perang, dan new York new york. Mereka berdua juga lalu mulai menggarap kawih pati dengan pirigan dasar pola celempung yang disusun kimung. Di sela-sela altihan, kimung menulis lirik lagu perang dan dan mengepaskannya ke pola music yang sudah selesai digarap si karat. Jam lima sore mereka berdua akhirnya melenggang menuju commonroom. Kang hendra sempat singgah di rumah kimung dan kembali nabeuh celempung beberapa kali sebelum kang hendra akhirnya berangkat duluan karena ada janji sama mang utun di commonroom. Kimung sendiri berjanji menyusul ke commonroom jam 8 malam.

***

Dan begitulah sodara2 yg budiman. Jumat keramat 29 januari 2010, jam delapan malam para personil karat sudah ngarumpuyuk di commonroom walaupun hujan terus turun tak brenti brenti. Ada mang engkus, mang utun, mang hendra, aki amenk, jawis, kimung, okid, ade casper, mamang tahu, dinan, regi, gembel, dll dsb. Karat mulai nabeuh jam sembilan malam. Mereka mengulang washed, lagu perang, new York new york, dan kemudian mulai menggarap kawih pati. Lagu ini seperti bayangan kimung yang menggarap pola musiknya, lagu ini akan mudah diikuti mengingat kimung merasa tingkat penyatuan rasa para penabeuh karinding dan celempung di karat sudah mulai bisa mengalir dalam satu rasa yang sama. Latihan memainkan lagu-lagu palid seperti kawih pati akan melatih improvisasi karat dalam melakukan berbagai jam session.

Lagu selanjutnya yang lalu fokus dilatihkan karat adalah pola karinding ciptaan man. Karena sudah direkam, persinol2 karat hanya perlu mendengarkan rekaman karinding man dari speaker. Hmmm sebuah lagu yang rumit dan ganjil, tak seperti lagu2 karat yang lainnya. tapi malam itu semua setuju jika lagu ini akan jadi lagu yang sangat menantang dimainkan. Aki amenk malah sangat antusias dengan lagu ini. Amenk menyimak jika pola karinding yang dimainkan di man sangat ganjil dan jika tereksplorasi akan menambah perbendaharaan pirigan karinding si karat.

Lagu ini direkam oleh man dan okid di computer man. Untuk karat man memang menyediakan soundcard khusus lagu2 yang ia ciptakan. Komputernya juga aplikatif untuk merekam. man juga sempat memperdengarkan lagunya kepada mahasiswa death  metal penggemar death metal. Mereka yang antusias dengan lagu man, bahkan sempat menuliskan pola lagu man dalam not balok dan menawarkan penulisan not lainnya, untuk jaga-jaga jika nanti karat bermain komposisi. Man Cuma ketawa saja. “Boro2 make not balok. Bisa ih hahahaha..” cerita man malam itu. Tapi ia tetap menghargai usaha para mahasiswa itu dan mempersilahkan mereka untuk menulis not-notnya.

Dan lagu man memang rumit untuk ukuran pakem karat yang sudah ada. Lagunya sendiri sangat kuat dalam arti soliditas pirigan karindingnya sudah jelas, hanya tingga pola mungkin yang harus disesuaikan lagi dengan pola celempung, vocal, dan alat-alat lain yang nantinya akan meramaikan lagu ini. Ketukan celempungnya harus disesuaikan dengan ketukan drum yang terbilang sedrhana bagi celempung atau harus dikejar dengan ketukan kendang agar bisa mengeksplorasi nuansa tetabuhan yang lebih variatif dan rancak. Dan untuk itu butuh seorang pemain perkusi yang manstaphh!! Dan bagaikan panjang umur, mang jimbot—sang musisi serba bisa—akhirnya datang juga malam itu disambut sorak sorai para personil karat. Setelah cas dan salam Mang jimbot segera bergabung dalam latihan, mendengarkan dengan seksama pola celempung yang bisa mengisi lagu ini.

Jumat ini juga latihan karat diramaikan oleh kehadiran kang diki sang beatboxer ulung dari komunitas beatboxing Indonesia yg berencana melakukan kolaborasi sm karat. Maka new York new York digeber untuk rencana kolaborasi itu. Kang diki mengisi pola-pola new York yang menghentak dengan berbagai teknik beatboxing. Setidaknya ada dua pola utama beatboxing mengikuti dua pola pirigan celempung dan karinding dalam lagu new York. Suara beatbox kang diki semakin mantap saat ia mulai bereksperimen beatbox menggunakan gong tiup. Sejenis digeridu dalam dunia music etnik global. Malam itu juga kang diki fiks mengisi beatbox di lagu new York. Selain kang diki, ada juga gaya dari gangster hipsop eye feels sick. Sama dengan kang diki beatboxer, gaya juga berencana melakukan kolaborasi dengan si karat. Rencananya ia akan membawakan sebuah lagu homicide dengan hentakan music garapan karat. Sayang malam itu rencana kolaborasi dengan gaya belum dibincangkan terlalu jauh karena waktu sudah semakin malam ketika gaya datang. Kalo gag salah gaya dtg jam 11 malem naik sepeda chooper dari antapani di bawah rintik hujan yang begitu kerep. Duh duh duh gaya rahayu cskuu!! hatur nuhuns kangge kasumpingannana!!!

Setelah break makam malam nasi gila sponsor dari bos kajul, karat meneruskan latihan menggarap new York dengan iringan gong tiup beatbox kang diki. Hellyeah cuuu!!! Gustaff commonroom dan salomo dari detik.com yang baru saja tiba di commonroom jam sebelas malam setelah menghadiri pertemuan para pengurus BCCF memberikan apresiasi yang sangat bagus untuk kolaborasi ini. Karat kembali melatih kawih pati sebelum akhirnya semua sepakat menyudahi latihan karat jumat keramat minggu ini.

Sebelum bubar, karat merencanakan kepergian esok harinya ke venue Libertad fest yang digelar Piratte Punks di camp ground pabrik kina gunung bukit tunggul, ujungberung. Ada dua mobil yang siap berangkat bareng karat. Mobilnya Gerard dan mobilnya salomo. Yuuuu cuuuuuu wehehehehhh…

***

O yaa sbelum menyudahi jurnal ini, di kesempatan jumaahan ini sy jg ingin crita2 pd sodara2 yg budimen smuah ttg penggalan sejarah si karat. Sy sbagey fens berat si karat yg tau dikit2 ttg gangster menawan ini merasa sunah muakad untuk berbagi crita gtuu.. Wokkehh, crita akn sy buka dr awal instrument mungil ini dikenal scene metal cuuuu…

Karinding pertama kali diperkenalkan kepada anak-anak Ujungberung Rebels oleh mang utun. Alkisah, suatu hari di bulan oktober 2008 mang utun mengajak seorang seniman karinding, mang engkus kepada anak-anak ujungberung rebels. Di sana, man dan amenk adalah dua org yg pertama kali tertarik dgn karinding. Mereka jatuh cinta pada sentuhan pertama pada alat musik sederhana itu. Man dan amenk diberi masing-masing satu karinding oleh mang engkus dalam kesempatan itu. Sejak itu dalam tiap kesempatan keduanya selalu tampil dengan karindingnya masing-masing, memainkanya di mana saja, kapan saja, membuat org2 sekitarnya penasaran, alat apa itu yang dimainkan man dan amenk. Amenk yang saat itu sedang menggarap rokok morbid nixcotine jelas membawa alat musik ini ke kelompok kerjanya, Bandoong Sindekeit (BS). Kontan, karinding langsung menarik perhatian semua anggota sindikat. Jawis, gustavo, vian, kimung, dan ari di sindikat adalah mereka yang memiliki ketertarikan khsus pada karinding. Secara bergiliran mereka belajar karinding milik amenk.

Karinding semakin dikenal di BS ketika kang utun datang bersama mang engkus ke acara syukuran morbid nixcotine di garasi rumah tomi morbid, kawasan sultan agung. di sana, mang engkus yang kemudian mendapat gelar “dewa karinding swasta” mengajarkan bermain karinding kepada anggota sindikat. Mang engkus juga menceritakan apa itu karinding dan bagaimana karinding yang sudah hilang selama 600an tahu itu dihidupkan lagi oleh abah olot,  seniman dan master pembuat karinding serta alat-alat musik dan kerajinan lainnya dari bambu. Dalam kesempatan itu, tomi morbid mendapatkan hadiah sebuah karinding dari mang engkus.

Tiga minggu kemudian, dalam softloncing morbid nixcotine di twang, sultan agung, 12 desember 2008, BS sepakat menampilkan karinding abah olot untuk memperkenalkan kembali karinding minimal kepada kawan-kawan lama di scene msuik independen yang ada di sekeliling morbid nixcotine dan bandoong sindekeit. Kimung, amenk, popo, dan tomi yang menggarap acara ini lalu sepakat mengundang grup kesenian abah olot, Giri Kerenceng untuk mengisi acara tersebut.

Seminggu sebelum acara, diperlukan publikasi awal acara. kimung yang bertugas membuat publikasi tersebut. Ketika ia dan amenk merumuskan publikasi, ia belum tahu apa nama grup kesenian karinding pimpinan abah olot. Untuk cepatnya, ia mencantumkan nama Karinding Attack di publikasi awal tersebut. Desain publikasi lalu digarap oleh Gustavo dan segera disebarkan di internet, selain tulisan biasa di shout out friendster dan myspace. Sejak itulah nama Karinding Attack mulai dikenal. Kimung sendiri tak tahu kenapa ia memilih nama karinding attack. Ia sering berkata jika saat ia tiba-tiba menemukan kata attack sedang ingat pada atari teenage riots yg sering ia dengarkan era itu. Mungkin musiknya yang attacking—menghentak, menginspirasi kimung. Dalam bayangan kimung, karinding memang akan menyerang berbagai tangsi scene metal dan scene manapun yg dekat dengannya. Morbid nixcotine adalah sel pertama scene independen yang diserang karinding attack dengan segala kerendahan hati serta keindahannya. Dalam morbid expo di restoran twang, nama grup abah kolot yang tercantum di undangan adalah Karinding Attack Giri Kerenceng. Hanya aki amenk, pihak dari scene metal yang ikut maen karinding dalam kesempatan itu bersama Giri Kerenceng.  Dalam debut pertamanya di scene independen, karinding ditonton sekitar 200an undangan dan kawan-kawan yang hadir. Setelah acara, abah olot dan kru Giri Kerenceng kongkow di commonroom bersama anak-anak commonroom, openlabs, dan ujungberung rebels. Semua org belajar karinding dalam ksempatan itu. Ranti bahkan mendapat karinding langsung dari abah olot saat itu.

Setelah penampilan pertama karinding di scene, alat music ini lalu dikenal semakin luas. Kimung yang tak lama kemudian juga mendapatkan karinding pertamanya dari mang engkus, secara konsisten belajar karinding kepada amenk, mang utun, dan mang engkus. Di manapun dan kapanpun mereka terus bermain karinding. Ketika anggota bandoong Sindekeit akhirnya mendapat karinding juga, mereka semakin sering berlatih. Masa ini, mang engkus juga semakin dekat dengan anak2 ujungberung rebels karena berbagai kegiatan yang digelar di commonroom ataupun undangan2 yang dilayangkan anak-anak uberebels bagi mang utun dan meng engkus. Beliau bahkan dijuluki “Dewa karinding Swasta” oleh amenk dkk.

Karinding Attack—biar singkat sy tuliskan karinding attck dgn kata “karat” aja yahhh ^^ –mulai benar-benar berkibar ketika mereka tampil sebagai kolaborator tiga band independen dalam acara yang digelar khusus oleh Elang, Gimmick Ent, dan Commonroom, The Secret Garden Revisited : Karinding Attack!!! 21 Februari 2009. Di acara itu karat tampil berkolaborasi mengisi masing-masing satu lagu dari penampilan band-band Good Bye Lenin, Leifenhoft, dan Polyester Embassy, selain juga tampil sendiri. Personil karat yang maen saat itu adalah mang engkus, mang utun, hendra, dan kimung. Para personil karat mengenang, di antara tiga band yang mereka ‘susupi’ hanya polyester embassy yang sudah mampu mencair dengan karinding. Ini terbaca dari kolaborasi karinding dan aransemen elang yang luwes untuk Blue Flashing Lightsnya Polester Embassy. Video kolaborasi karat dengan polyester embassy yang diupload oleh Elang sehari sesudahnya adalah video publikasi karinding attack pertama di dunia maya. Cek http://www.youtube.com/watch?v=_dsgvovMUvY.

Karat semakin dikenal ketika mereka tampil dalam diskusi Etnologi Budaya Sunda di commonroom tanggal  4 Maret 2009. Dalam diskusi tersebut commonroom menampilkan Zaini Alif dari komunitas hong dan abah olot yang memberikan workshop pembuatan karinding, dan juga kemduian memainkan karinding bersama karat. Mengenai pengolahan bamboo yang baik untuk karinding, yasmin kartikasari mencatat beberapa hal, “Terdapat beberapa langkah lagi dalam menebang bambu untuk menjadikan bambu sebagai raw material yang berkualitas, seperti :

1. Bambu yang sudah ditebang dihamparkan di tanah dan ditutupi daun bambu lalu didiamkan semalam.

–> dalam semalam, air yang berada di bambu akan menguap dan menempel di daun bambu dan menjadikan batang bambu lebih kering lagi.

2. Batang bambu diambil dan dibawa pulang, lalu diletakkan terbalik (bagian besar di atas, bagian kecil di bawah) dan didiamkan lagi semalam.

–> melalui gaya gravitasi, air akan merembes ke permukaan, dan menjadikan bambu lebih kering lagi.

Alhasil, melalui tahap2an ini lah, sebuah bambu bisa menjadi bahan yang berkualitas dan memiliki daya fungsi yang lama. Namun tidak hanya itu, bahwa apa yang dipamalikan oleh leluhur, ternyata memiliki maksud untuk menyeimbangkan antara alam dan manusia. Bahwa manusia tidak lebih kuasa dari alam, bahwa manusia merupakan bagian dari alam, bahwa manusia merupakan salah satu variabel dari struktur dan sistem alam ini bekerja.” (http://ykme.multiply.com/journal)

Heup ah! Kelaa.. ngke disambung lagii yaahh minggu depaannn cuuuu… sdh mulai hot nihh jd kangen neng asmii cuuuu wekekekkkk… WAKTUNYA CANGHEGAR!

Jon 666

10 top playlist jon 666 minggu ini : tarawangsa, faith no more, john lennon, sonic torment, guns n roses, suffocation, the doors, fear factory, sex pistols, canghegar.

PENGUMUMAN!!!

NANTIKAN KISAH PERJALANAN MANGGUNG KARAT DI ACARA LIBERTAD YANG DIGELAR PIRATTE PUNKS DI CAMPGROUND PERKEBUNAN KINA GUNUNG BUKIT TUNGGUL, CIBODAS, TANGGAL 30 JANUARI 2010. KISAH AKAN DIPOSTING HARI SENIN!!! CIAOOOO—JON666

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s